Uncategorized

Pohon dan Kehidupan

Dari Generasi ke Generasi.

                Tulisan ini saya rilis karena kekhawatiran saya pribadi akan kehidupan mendatang. Seperti manusia pada umumnya, saya memikirkan yang terbaik bagi keturunan saya, paling tidak 7 generasi mendatang, semoga kehidupannya lebih baik. Kebudayaan kita mengajarkan untuk menghormati kepada 7 generasi leluhur kita dan mempersiapkan yang terbaik bagi 7 generasi mendatang. Kehidupan pada kebudayaan Nusantara yang diwariskan sangat kompleks dan bisa dipandang dari banyak aspek. Aspek terdekat adalah rumah kita sendiri. Adakah unsur kehidupan di dalamnya? Apa sajakah unsur kehidupan itu? Udara dan air adalah kebutuhan mendasar bagi semua mahluk. Lalu apakah semuanya tercipta begitu saja? Iya, diawal penciptaan. Tapi saat manusia semakin pintar, ia mengetahui bahwa ada proses terciptanya oksigen dan air. Manusia semakin berilmu diharapkan semakin bijak dalam mengambil keputusan bagi kehidupannya. Namun nyatanya tidak.

Refleksi Kita Bersama.

                Mari kita tilik dan lihat Kembali di area rumah kita sendiri, di mana kita menghabiskan sebagaian besar kehidupan kita di sana. Idealnya rumah kita memiliki unsur kehidupan di dalamnya. Belum akan berbicara mengenai makanan (pangan). Pandemi ini membuat saya sadar bahwa manusia memiliki kebutuhan yang sangat dasar yaitu oksigen. Maka sebaiknya tiap rumah memiliki sumber air dan oksigennya sendiri. Bagaimana caranya? Caranya adalah sebaiknya punya lahan tanah kosong diarea rumah yang bisa ditanami pohon.

Semua Butuh Proses!

                Dulu kita pernah belajar bahwa oksigen tidak tiba-tiba ada. Oksigen harus mengalami proses yang membutuhkan tanaman, sinar matahari, dan udara. Lalu bagaimana jika pohon tidak ada? Ya proses tersebut tidak akan berlanjut. Dan perlu diketahui bahwa akar pohon dan tanah adalah media terbaik untuk menyimpan cadangan air. Tanah memiliki unsur-unsur tertentu untuk mengendapkan dan memurnikan air. Berbeda dengan penampungan air yang dibuat oleh manusia. ‘Sekali lagi, ciptaan Tuhan teramat dahsyat.’

Pohon, Kehidupan bagi Semua Mahluk!

                Dari jaman dahulu kala, pohon disebut sebagai sumber kesuburan dan kehidupan. Tidak heran jika leluhur kita menghormatinya dengan memberikan sesaji sebagai rasa syukurnya. Banyak mahluk yang tinggal di sebuah pohon. Ada binatang tentu saja. Mulai dari semut, burung, laba-laba, kupu-kupu, ular, tupai, bermacam-macam serangga, dan hewan lainnya. Kemudian pohon juga dipercaya ditinggali oleh mahluk yang tak terlihat oleh kita. Dan yang penting untuk manusia adalah sebagai penghasil oksigen serta media terbaik untuk menyimpan air. Betapa berartinya sebuah pohon bagi kehidupan banyak mahluk.

Di Masa Depan Bernafas Bayar?

                Kita tau saat ini bahwa banyak industri sudah membuat air yang seharusnya gratis bagi kita semua menjadi bermerk dan tentu saja berbayar. Apakah nantinya oksigen juga akan begitu? Berapa harganya untuk kita bernafas satu hari saja? Jangan hanya karena kecerobohan kita, keserakahan kita, dan kesalahan berpikir kita membuat kita sendiri merugi. Memang benar banyak uang, bisnis berkembang, tapi masak air dan oksigen saja bayar? Mari pikirkan bersama.

Benar, bahwa Tuhan Maha Kuasa dan Maha Pencipta ditambah Maha Baik pula. Namun kita manusia juga tau diri lah. Jangan semua-semua dipikir hanya uang dan keuntungan. Pikirkan lingkungan sekitar, sesama (semua mahluk, tidak hanya manusia), dan keberlanjutannya.